sebuah fenomena besar, saat ini sedang mengguncangkan perekonomian global, hancurnya perekonomian dunia ini disebabkan oleh sistem yang salah pada perekonomian dunia. Penggunaan sistem perekonomian seperti bunga bank ditakutkan akan menjadi sebab utama perekonomian indonesia ikut ambruk. Sistem riba bank ini akan menjadi bumerang bagi perekonomian indonesia. Saat seperti ini merupakan saat seperti 10 tahun yang lalu dimana perusahaan indonesia banyak yang kolaps. hal ini tentu akan mempengaruhi bidang peternakan juga,
bidang peternakan indonesia, sampai saat ini belum mampu untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. Banyak daging sapi yang masih harus mengimpor dari negara lain seperti australia. Disaat perekonomian dunia yang masih kacau seperti sekarang ini, tentu sangat menjadi pertimbangan negara seperti australia untuk mengimport sapinya ke Indonesia, hal ini tentu sangat mempengaruhi kondisi perekonomian peternakan indonesia, apalagi saat ini pemerintah sedang menyiapkan stock daging untuk idhul adha.
ditambah lagi dengan harga minyak dunia yang semakin tinggi, memaksa pemerintah di negara besar seperti amerika untuk menggunakan bahan bakar yang banyak diimport dari timur tengah. potensi bahan bakar etanol sebagai bahan bakar pengganti pun sedang keras kerasnya digalakkan. padahal kalau kita tahu bahwa etanol dihasilkan dari jagung, dan jagung merupakan bahan utama pakan ayam. jagung yang berasal dari amerika ini, sampai saat ini masih merupakan andalan pemerintah indonesia untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak unggas di negeri ini. dengan adanya perekonomian dunia yang sedang tidak stabil seperti ini tentu akan mendesak pemerintah amerika untuk berpikir lebih lanjut, memilih jagung sebagai bahan bakar utama untuk penghematan, atau sebagai bahan pakan ayam?
kndisi yang semacam ini tentu sangat membutuhkan pemikiran dari masyarakat indonesia, silahkan kirim komentar anda, dan jadikan ini sebagai forum untuk perbaikan indonesia melalui bidang peternakan yang saat ini sedang berada dalam ujung tanduk.